Pages

Senin, 10 Maret 2014 di 17.20 Diposting oleh Rahardiyan Arya Yudha 0 Comments

Resemua DBA Pertemuan III


Change Management Requirements
Suatu bisnis akan mengalami sebuah perubahan dalam perjalanannya, sehingga kejadian tersebut bagi seorang DBA harus memehami dan menyiapkan langkah-langkah praktis guna menyelaesaikan masalah tersebut.
Perubahan Adalah Satu-satunya Yang Konstan Dalam Lingkungan Bisnis Yang Kompleks Saat Ini. 
Sebuah Pasar Yang Selalu Berubah Menyebabkan Perusahaan Harus Terus Beradaptasi. 
Ada beberapa faktor yang berbeda khususnya perusahaan dalam mengelola TI seperti Lingkungan fisik atau tempat kerja,Perubahan organisasi,Perubahan-perubahan infrastruktur jaringan ,Perubahan Aplikasi dan sistem ,Perubahan Jenis dan struktur data, dengan perubahan tersebut membuat seorang DBA harus mengubah beberapa struktur data yang sudah tersimpan dalam sebuah database

Kebutuhan Manajemen Perubahan
Inteligen.
Analisis Perencanaan.
Dampak analisis.
Otomasi.
Standarisasi prosedur.
Reliable dan proses diprediksi. Ketersediaan.
Cepat dan efisien
Proaktif

Jenis-jenis Perubahan Dalam Database:
Perangkat Lunak DBMS
Konfigurasi Hardware
Desain Logikal Dan Fisikal
Aplikasi
Fisik Struktur Database

Manajemen Perubahan : Perspektif DBA
DBA adalah penjaga perubahan database.
Yang meminta perubahan biasanya programmer, pemilik aplikasi  atau pengguna bisnis
DBA dibebani untuk melakukan perubahan database dan memastikan bahwa setiap perubahan dilakukan dengan sukses dan tidak berdampak terhadap sisa database.
Untuk secara efektif melakukan perubahan database, DBA perlu mempertimbangkan setiap item( materi sebelumnya)
Sebagian besar organisasi memiliki beberapa produk DBMS, masing-masing dengan berbagai tingkat dukungan untuk melakukan perubahan.

Database object hierarchy




Standart Permintaan Merubah Data
DBA harus menetapkan bentuk standar untuk menerapkan perubahan-perubahan database. 
Standar bentuk permintaan perubahan mencegah miskomunikasi yang terjadi selama proses perubahan manajemen dan, jika mungkin, harus dilaksanakan secara online. 
Ketika perubahan database selesai, form harus ditandatangani oleh DBA


Ringkasan
Database dijamin membutuhkan perubahan selama hidup mereka.
DBA adalah penjaga database dan karenanya bertanggung jawab untuk melaksanakan perubahan secara bertanggung jawab yang menjamin struktur, integritas, dan keandalan database.
DBA harus membuat dan mengelola database disiplin perubahan manajemen yang terdiri dari alat-alat, prosedur, dan kebijakan untuk memberlakukan perubahan database secara tepat dan bertanggung jawab.


Sumber PPT : sitimukaromah4.files.wordpress.com/2010/

Senin, 03 Maret 2014 di 02.31 Diposting oleh Rahardiyan Arya Yudha 0 Comments

Resume DBA Pertemuan II

Memilih database yang tepat untuk anda adalah dengan menganalisa kebutuhan bagaimana tipe database yang anda miliki. Ada banyak sekali DBMS yang memiliki fitur-fitur lengkap baik yang berbayar maupun yang berbasis open source. Pemain database besar seperti Fujitsu, Hewlett-Packard, Hitachi, IBM, Microsoft, NCR Teradata, Oracle, Progress, SAS Institute dan Sybase. {http://www.andryy.com/2013/10/16/memilih-database-yang-tepat.html}
Enterprise
Dirancang untuk skalabilitas dan kinerja tinggi
Mensuport database yang besar dan jumlah user yang besar juga
Departemental
Untuk mendukung kelompok kerja kecil-menengah dalam sebuah organisasi
Personal
Dirancang untuk pengguna tunggal
Ex : Microsoft Access, Visual dBase, Personal Oracle, DB2 Everyplace
Mobile
Memungkinkan database lokal akses dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam.
Contoh produk DBMS terkenal yang menggunakan model relasional antara lain adalah :
1. DB2 (IBM)
2. Rdb/VMS (Digital Equipment Corporation)
3. Oracle (Oracle Corporation)
4. Informix (Informix Corporation)
5. Ingres (ASK Group Inc)
6. Sybase (Sybase Inc)
Di lingkungan PC, produk-produk berbasis relasional yang cukup terkenal antara lain adalah :
1. Keluarga R:Base (Microrim Corp) antara lain berupa R:Base 5000
2. Keluarga dBase (Ashton-Tate, sekarang bagian dari Borland International), antara lain dbase III Plus, dBase IV, serta Visual dBase
3. Microsoft SQL ( Microsoft Corporation)
4. Visual FoxPro (Microsoft Corporation)
{http://bahasapersatuan.wordpress.com/2010/01/13/dbms-dan-keuntungannya-2/}

Arsitektur DBMS (DataBase Management System) ini dikenal dengan nama arsitektur tiga skema (three-schema architecture) dimana fungsi ini untuk memisahkan antara basis data fisik dengan program aplikasi user. Skema-skema tersebut adalah sebagai berikut:
a. Level internal merupakan skema internal yang memuat deskripsi struktur penyimpanan basis data dan menggunakan model data fisikal serta mendefinisikan secara detail penyimpanan data dalam basis data, serta jalur pengaksesan data.
b. Level konsepsual adalah skema yang memuat deskripsi struktur basis data secara keseluruhan untuk semua pemakai. Skema ini hanya memuat deskripsi tentang entitas, atribut, hubungan dan batasan, tanpa memuat deskripsi data secara detail.
c. Level eksternal merupakan skema eksternal (user view) yang mendefinisikan pandangan data terhadap sekelompok user (local view) dengan menyembunyikan data lain yang tidak diperlukan oleh kelompok user tersebut.
{http://kardinaoka.wordpress.com/arsitektur-dbms-3/}

DBMS CLUSTERING
SHARE-NOTHING
setiap sistem memiliki sumber daya sendiri swasta (memori, disk, dll). 
SHARE-DISK
semua sistem terhubung berbagi perangkat disk yang sama

Perbedaan Oracle 10G dan 11G

Ø Oracle 10G
Fitur Oracle 10g secara garis besar dapat dibagi menjadi 5 kategori, yaitu:
1. Manageability / automation – lebih menghemat waktu ketika melakukan beberapa pekerjaan rutin sehingga waktunya lebih banyak dihabiskan untuk strategic task. Terdiri dari:
-    Infrastruktur dalam kemampuan mengatur hal-hal yang umum.
-    Tempat penyimpanan yang lebih besar.
-    Space Management.
-    Membetulkan human error (termasuk flashback database).
2. Availability, yang terdiri dari:
-    Recovery melalui resetlogs
-    Backup dan recovery
-    Data guard
-    Redefinition secara online
-    LogMiner
3. Performance, yang terdiri dari:
-    Resource manager
-    Wait interface
-    Testing aplikasi end to end
-    SQL tuning advisor
4. Business Intelligence / Data Warehousing, yang terdiri dari:
-    Dapat merefresh material dan rewrite query.
-    Capture perubahan data asynchronous
5. Application Development yang terdiri dari:
-    SQL, PL/SQL dan SQL *Plus
-    PL/SQL package
Ø Oracle 11G
Beberapa hal yang dikembangkan di Oracle 11g adalah environment berubah, XML, SQL statement yang baru, fitur baru di PL/SQL, Java, JDBC, dan SQLJ, dan perkembangan Pro* dan OCI. Fitur dari Oracle 11g yang berbeda dengan Oracle 11g adalah:
- Sudah tidak ada iSqlPlus dan SQLPLUS (tetapi SQL *Plus dan SQL Developer masih ada).
- Virtual Columns
- XML DB Binary XMLTYPE
- SQL Pivot/Unpivot
- REGEXP_COUNT
- PL/SQL compiler
- Sequence number di PL/SQL
- PL/SQL CONTINUE
- Trigger yang dikembangkan
- JDBC driver yang support Java 5(1.5) & 6
Pada Oracle 11g sudah tidak disertakan iSQL *Plus dan tidak ada lagi versi windows dari SQL *Plus (sqlplusw.exe). Tetapi, Oracle 11g masih ada SQL *Plus (command line) dan support Oracle SQL Developer yang merupakan mekanisme yang disarankan untuk pembuatan PL/SQL. SQL *Plus sudah dikembangkan untuk berhubungan dengan data BLOB, CLOB, dan BFILE secara lebih efektif.

Oracle terkenal dengan XML nya dan ini masih diteruskan sampai Oracle 11g dan perubahan terbesar adalah penambahan binary XML yang baru. Binary XML ini metode ketiga untuk menyimpan data XML ke dalam database. Type XML yang terstruktur dan tidak terstruktur juga masih didukung. Processor XML milik Oracle 11g terdiri dari encoder dan decoder binary XML dan token manager. Text XML 1.0 kemungkinan diuraikan oleh SAX dengan atau tanpa korespondensi schema ke form binary XML. Binary XML ini mengoptimasi beberapa aplikasi XML dengan mengurangi memory dan CPU expense.

Sumber : 
http://rosida1205.blogspot.com/2008/12/oracle-10g.html




















Senin, 24 Februari 2014 di 01.57 Diposting oleh Rahardiyan Arya Yudha 0 Comments


Resume DBA Pertemuan I

·         Pengertian Data
Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
·         Pengertian Informasi
Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.
·         Pengertian Database
Database atau basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. 
·         RDMS
Perangkat lunak yang mengatur dan mengorganisasi penyimpanan database kedalam komputer.
·         Database Administrator
Seseorang yang bertanggung jawab terhadap penanganan database di dalam suatu organisasi, tanggung jawabnya meliputi:
- Bertanggung jawab terhadap keamanan database.
- Perancangan dan koordinasi secara keseluruhan dari database.
- Mengembangkan skema.
- Membuat dokumen sistem dan penggunaannya.
- Menentukan organisasi data.
- Penerapan terhadap DBMS.
- Pengetesan dan pemeliharaan sistem database.
- Menjadi penengah antara pemakai dan manajemen.
- Bertanggung jawab terhadap seluruh operasi dari sistem dasar data.
- Menerapkan prosedur darurat di dalam kasis terjadinya kegagalan sistem atau kerusakan database.
·         Skala perusahaan untuk seorang DBA cukup besar, meliputi Konsultan IT, Industri, Telekomunikasi, Bank, Tambang, Rumah Sakit, dan lainnya. Kebutuhan Tenaga Professional biasanya yang memiliki pengalaman minimal 2 tahun. Seorang Project Manager minimal pengalaman 10 tahun, sedangkan Senior System Analyst minimal pengalaman 3-5 tahun, kemudian DBA Oracle, DBA Oracle (OCP), DBA SQL Server memiliki pengalaman minimal 2 tahun. Yang harus di perhatikan adalah sebelumnya kita harus menguasai Database SQL Server, Oracle, Sybase dan Programming Visual Basic, C#, .NET, Java Programming, dan menguasai SDLC.



               http://kuliah.dinus.ac.id
               http://temukanpengertian.blogspot.com

Kamis, 18 April 2013 di 03.44 Diposting oleh Rahardiyan Arya Yudha 0 Comments
Jumat, 08 Juni 2012 di 23.49 Diposting oleh Rahardiyan Arya Yudha 0 Comments


Nama   : Rahardiyan Arya Yudha
Nim     : 10390100025
Jurusan: DII MI



BAB VIII

Alinea / Paragraf.

Satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.
Contoh :
Otakku penuh, badanku lemah tak bertenaga. Aku bingung, tak tahu harus bagaimana menghadapinya. Aduh…, bagaimana aku menghadapi hari esok? Malam semakin larut, aku masih tetap duduk disini
memikirkan semuanya.
Berdasarkan fungsinya, struktur alinea diklasifikasikan dalam 2 macam :
1. Kalimat topik/kalimat pokok
2. Kalimat penjelas/pendukung
Ciri-ciri Kalimat Topik:
·         Mengandung permasalahan yang potensial untuk dirinci dan diuraikan lebih lanjut
·         Merupakan kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri
·         Mempunyai arti yang cukup jelas tanpa  harus dihubungkan dengan kalimat lain
·         Dapat dibentuk tanpa bantuan kata sambungan
Ciri-ciri Kalimat Penjelas
·          Sering merupakan kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri (dari segi arti)
·          Arti kalimat ini kadang-kadang baru jelas setelah dihubungkan dengan kalimat lain dalam satu alinea
·          Pembentukannya sering memerlukan bantuan kata sambung dan frasa transisi
·          Isinya berupa rincian, keterangan, contoh serta data tambahan lain yang bersifat mendukung kalimat topik
Persyaratan Paragraf / Alinea
·          Perlu kesatuan
·          Perlu kepaduan.
·          Kesatuan 􀃆 membicarakan satu gagasan
·          Kepaduan 􀃆 seluruh kalimat saling terkait, mendukung gagasan tunggal
·          Berguna untuk memudahkan dalam memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam suatu karangan.
Jenis Alinea
Menurut posisi kalimat topiknya:
·          alinea deduktif
·          alinea induktif
·          alinea deduktif-induktif
·          alinea penuh kalimat topik
 Menurut sifat isinya
·          alinea persuasif
·          alinea argumentatif
·          alinea naratif
·          alinea deskriptif
·          alinea ekspositoris


BAB IX
Pengembangan Alinea

Berkaitan dengan :
►Posisi kalimat topik
►Fungsi alinea
►Sifat informasi yang akan disampaikan (persuatif, argumentatif, naratif, deskriptif, atau ekspositoris)
Pengembangan Alinea
►Metode Definisi
►Metode Proses
►Metode Contoh
►Metode Sebab-akibat/ akibat-sebab
►Metode Umum-khusus/ khusus-umum
►Metode Klasifikasi
►Metode Perbandingan

Metode Definisi
Apa dan siapakah pahlawan itu? Pahlawan adalah orang yang berpahala. Mereka yang berbuat baik, melaksanakan kewajiban dengan baik, berjuang tanpa pamrih adalah pahlawan.Pahlawan tidak menuntut balas jasa, tidak ingin dihargai, tidak meminta pengakuan dari orang lain. Mereka berbuat berdasarkan idealisme, citacita luhur, berjuang untuk kepentingan umum, membela nusa, bangsa dan negara. Pahlawan sejati adalah pahlawan yang tidak ingin disanjung dan dijunjung.

Metode Proses
Cara pertama untuk membuat semen melalui proses basah yaitu dimulai dengan mencampur semua bahan baku dengan air.Setelah itu, dihancurkan. Kemudian bahan yang sudah dihancurkan tadi dibakar menggunakan bahan bakar minyak. Karena membutuhkan banyak BBM, proses ini sudah jarang dilakukan oleh produsen semen.

Metode Contoh
Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan
cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas. Hal ini dapat dilihat dari munculnya berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi, seperti e-government, ecommerce, e-education, e-medicine, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan teknologi.

Metode Sebab-akibat/
Akibat-sebab
Sebab-akibat
Kasus kerusuhan Batam lebih banyak dipicu oleh perlakuan diskriminatif terhadap pekerja Indonesia. Dikatakan diskriminatif karena upah yang tidak sama antara pekerja Indonesia dan tenaga asing dengan tugas yang sama. Selain itu, sering diperlambatnya pembayaran upah serta berlarut-larut menyelesaikan persoalan berkaitan dengan buruh. Akibatnya, pekerja Indonesia menjadi mudah emosi dan puncaknya adalah
terjadinya kerusuhan tersebut.

Metode Umum-khusus
(1) Semua isi alam ini ciptaan Tuhan. (2) Ciptaan Tuhan yang paling berkuasa di dunia ini adalah manusia. (3) Manusia diizinkan oleh Tuhan memanfaatkan isi alam ini sebaik-baiknya. (4) Akan tetapi, tidak diizinkan menyiksa, mengabaikan, dan menyia-nyiakannya.

Metode Khusus-umum
(1) Sudah beberapa kali Pancasila dirongrong bahkan hendak diubah dan dipreteli. (2) namun setiap usaha itu  gagal.(3) Betapapun usaha itu dipersiapkan dengan cara yang teliti dan matang, semuanya dapat dihancurleburkan. (4) Hal ini menjadi bukti yang meyakinkan kita bahwa Pancasila memang benar-benar
sakti.

Metode Klasifikasi
Indonesia disebut sebagai negara dengan perekonomian paling korup di Asia, dengan skor ,32. Indikasi tersebut berasal dari survei yang dilakukan oleh Lembaga Konsultasi Risiko Politikdan Ekonomi (PERC). Tempat kedua diduduki olehThailand skor 7,63. Kamboja menempati tempat ketiga dengan skor 7,25, diikuti India dengan skor 7,21 dan Vietnam, 7,11. Philipina yang disebut sebagai negara terkorup tahun 2008 berhasil menurunkan skornya menjadi 7 dan berada di tempat keenam.

Metode Perbandingan
Pantun dan syair mempunyai beberapa persamaan dan perbedaan. Keduanya tergolong puisi lama yang terdiri atas 4 baris. Pada syair, keempat barisnya merupakan isi, sedangkan pada pantun isinya terletak pada barus ke-3 dan ke-4.Pantun berasal dari Indonesia, sedangkan syair berasal dari sastra Arab.


Pertemuan X
Tema, Topik, Judul Tulisan
Dan
Kerangka Karangan

Tema
• Tema dapat berarti “sesuatu yang telah diuraikan”
• Berasal dari bahasa Yunani : Thitenai yang berarti “menempatkan” atau “meletakkan”.
• Pengertian tema dapat dilihat dari dua sudut:
– Sudut karangan yang telah selesai
– Sudut proses penyusunan sebuah karangan
Tema
• Tema merupakan amanat yang akan disampaikan oleh penulis.
• Bisa berupa tema pendek dan tema panjang
• Tema pendek : berbentuk kata/frasa
• Misalnya :
- Cinta
- Kesenjangan sosial
• Tema panjang : berbentuk kata/frasa
- Melalui Semangat Kepedulian Sosial Kita Gencarkan Program
Qurban ke Daerah Pelosok
• Tema kegiatan??
yaitu rumusan pemikiran pelaksanaan satu kegiatan yang dijadikan
pegangan pokok dalam menjabarkan suatu event.

Contoh Topik
• Topik : Dampak Buruk Aborsi
• Tujuan : Membuktikan dampak buruk aborsi ditinjau dari sudut kesehatan dan moral.

Tema & Topik
• Contoh:
– Tema : Emansipasi Wanita
– Topik:
• Kedudukan dan kesempatan bagi wanita untuk mengembangkan eksistensi belum
sepenuhnya terbuka lebar
• Perlakuan yang tidak layak dari seorang suami kepada istrinya merupakan pelecehan
terhadap martabat wanita.
– Tema : Mahasiswa Indonesia Cerdas dan Berkarakter
– Topik :
• Pendidikan untuk Semua
• Kebudayaan dan Kreativitas Masyarakat

Judul
• Merupakan penjabaran/perincian dari topik
• Bersifat lebih spesifik dan telah mengandung permasalahan yang lebih jelas atau lebih terarah
• Topik dapat menjadi judul karangan

Judul
• Syarat-syarat judul yang baik
– Harus relevan/bertalian dengan tema
– Harus “provokatif”/menarik
– Harus singkat

Kerangka Karangan
• Merupakan rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan
• Berfungsi untuk mengarahkan
• Dibentuk dengan menggunakan system tanda atau kode tertentu
• Macam kerangka karangan:
– Kerangka topik
– Kerangka kalimat

Pola Penyusunan Kerangka Karangan
• Pola Alamiah􀃆 berdimensi ruang dan waktu
– Urutan ruang􀃆 pola penguraian yg menggambarkan keadaan suatu ruang
– Urutan waktu􀃆 berdasarkan urutan kejadian/kronologis
• Pola Logis
– Klimaks – antiklimaks
– Sebab – akibat
– Pemecahan masalah
– Umum – khusus


Pertemuan 11
Penulisan Karangan Ilmiah

Karangan Ilmiah
►Karangan ilmiah adalah karya tulis yang didalamnya berisi gagasan ilmiah, disusun dengan menggunakan bahasa ilmiah, berdasarkan hasil penyelidikan/fakta-fakta ilmiah, dapat dibuktikan secara empiris, dan ditulis dengan teknik penulisan ilmiah.
►Penyusunan dan penyajian karya didahului oleh studi pustaka dan studi lapangan

Manfaat Penyusunan Karangan Ilmiah
►Penulis akan terlatih mengembangkan ketrampilan membaca yang efektif.
►Penulis akan terlatih mengembangkan hasil bacaan dari berbagai sumber bacaan.
►Penulis akan dapat meningkatkan ketrampilan dalam mengorganisasikan fakta secara jelas dan sistematis.
►Penulis akan memperoleh kepuasan intelektual
►Penulis turut memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.

Sikap Ilmiah
►Ingin tahu
►Kritis
►Terbuka
►Obyektif
►Menghargai orang lain
►Berani mempertahankan kebenaran
►Menjangkau ke depan

Ciri-ciri Karangan Ilmiah
►Menyajikan fakta obyektif
►Penulisan cermat
►Tidak mengejar keuntungan pribadi
►Sistematis
►Tidak emotif
►Selalu didukung oleh data
►Memuat kebenaran
►Tidak melebih-lebihkan sesuatu

Bahasa Tulis Ilmiah
►Merupakan gabungan dari ragam bahasa tulis dan ragam bahasa ilmiah
►Ragam bahasa tulis
_ Kosa kata yang digunakan dipilih dengan cermat
_ Pembentukan kata dilakukan dengan sempurna
_ Dibentuk dengan struktur yang lengkap
_ Paragraf dikembangkan dengan satu dan padu

Bahasa Tulis Ilmiah
►Ragam bahasa Ilmiah
_ Cendikia
_ Lugas
_ Jelas
_ Formal
_ Bertolak dari gagasan
_ Obyektif
_ Konsisten



BAB XII dan XIII
PENULISAN
KARYA ILMIAH

KUTIPAN
_ Pinjaman pendapat dari seseorang, baik yang berupa tulisan dalam buku, majalah, surat khabar, jurnal, bentuk tulisan lainnya, serta dalam bentuk lisan, seperti hasil pidato dan sebagainya.

KUTIPAN
_ Fungsi:
_ Landasan teori
_ Penguat pendapat penulis
_ Penjelasan suatu uraian
_ Bahan bukti untuk menunjang uraian

TEKNIK PENULISAN KARYA ILMIAH
A. Mengutip
Ada 2 cara mengutip yaitu:
1. Kutipan langsung
2. Kutipan tidak langsung

Kutipan langsung
Mengutip pendapat/buah pikiran orang lain seperti aslinya.
a. Kurang dari 40 kata
Merupakan bagian dari teks dan ditulis diantara tanda kutip (“…..”) dengan diikuti nama pengarang, tahun dan halaman
Mis:
1) “… naskah …” (Nasution, 2000:12). atau
2) Nasution (2000:12) menyimpulkan “ … naskah …”.

Kutipan langsung
b. Lebih dari 40 kata
Ditulis terpisah dari teks yg mendahului dan dimulai pd ketukan ke 6 dr tepi kiri dg spasi tunggal
Contoh:
Nasution (2000:12) menyimpulkan sebagai berikut:
Masalah harus dirumuskan dengan jelas dan ini
dapat tercapai bila ………………………...........
……………………………………………………..
…………………………………………….............

Kutipan tidak langsung
_ Mengutip pendapat/buah pikiran orang lain dengan bahasa penulis sendiri
_ Dalam kutipan ini telah terjadi perubahan bahasa dari aslinya dan diutarakan dengan gaya bahasa penulis.
_ Untuk menunjukkan bahwa naskah tersebut kutipan, diikuti dengan nama pengarang dan tahun

Catatan Kaki
1. Fungsi
Menunjukkan sumber informasi bagi pernyataan ilmiah yang terdapat dalam tulisan ilmiah.
2. Pemakaian
_ Mendukung keabsahan penemuan atau pernyataan
_ Referensi silang, yaitu petunjuk yang menyatakan pada bagian mana/halaman berapa, hal yang sama dibahas di dalam tulisan
3. Penomoran
- Menggunakan angka arab (1,2, dan seterusnya) dibagian belakang yang diberi catatan kaki dan ditulis dengan teknik superscripts.
4. Penempatan
- Langsung di belakang bagian yang diberi catatan kaki.
- Yang umum adalah meletakkan di bagian bawah halaman atau pada akhir bab.

Ibid
  • Singkatan dari Ibidum = sama dengan diatas.
  • Ibid dipakai apabila kutipan diambil dari sumber yang sama dengan yang langsung mendahului (tidak disela oleh sumber lain), meskipun antara kedua kutipan itu terdapat beberapa halaman.
  • Ibid tanpa nomor halaman dipakai bila bahan yang dikutip diambil dari nomor halaman yang sama.
  • jika bahan yang diambil (dikutip) dari nomor halaman yang berbeda, maka digunakan ibid dengan nomor halamannya. Ibid tidak boleh dipergunakan bilamana diantara dua sumber terdapat sumber lain, dan dalam hal ini dipakai op.cit. atau loc.cit.

op.cit
  • Singkatan dari opere citati = karya yang telah dikutip.
  • Dipakai untuk menunjuk kepada sumber yang telah disebut sebelumnya dengan lengkap tetapi telah diselingi oleh sumber lain. Pemakaian op.cit harus diikuti nomor halaman yang berbeda.
  • Kalau dari seorang penulis telah disebut dua macam buku atau lebih, maka untuk menghindarkan kekeliruan harus dijelaskan buku mana yang dimaksudkan dengan mencantumkan nama penulis diikuti angka romawi besar (I, II, III, IV, ……….dst) pada “footnote” sesudah tahun penerbitan di antara dua tanda kurung.

loc.cit
  • Singkatan dari loco citati = tempat yang telah dikutip.
  • dipergunakan kalau menunjuk kepada halaman yang sama dari suatu sumber yang telah disebut sebelumnya dengan lengkap, tetapi diselingi oleh sumber lain.
  • Nomor halaman tidak dicantumkan dalam penggunaan loc.cit, oleh karena nomor halaman itu dengan sendirinya sama dengan nomor halaman dalam karya yang disebut sebelumnya.

    About Me

    Rahardiyan Arya Yudha
    Lihat profil lengkapku

    Followers